Novel "O" karya Eka Kurniawan menceritakan perjalanan cinta seorang monyet bernama O dan kekasihnya Entang Kosasih, yang menantang stigma 'cinta monyet' dan mengeksplorasi hubungan antar karakter dalam konteks metafora kehidupan dan cinta yang besar.
Di sebuah kota pelabuhan di Colombia abad ke-18, empat orang digigit anjing gila. Satu-satunya yang selamat adalah Sierva María, gadis 12 tahun, putri tunggal bangsawan Marquis de Casalduero. Sierva María tampak baik-baik saja setelahnya, sehingga mulai tersebar desas-desus. Di kota yang penduduknya sangat percaya takhayul, orang-orang menganggap Sierva María selamat karena dia kerasukan.…
“Berbuatlah sedikit dosa, Jamal,” kata Sato Reang kepada satu kawan sekelasnya. Jamal anak yang saleh, selalu sembahyang lima kali sehari, juga rajin mengaji. “Pahalamu sudah banyak. Bertumpuk-tumpuk. Tak akan habis dikurangi timbangan dosamu.” Ini kisah Sato Reang. Kadang ia demikian intim dengan dirinya, sehingga ini merupakan cerita tentang aku, tapi kali lain ia tercerabut, dan i…
Seperti Dendam, Rindu Harus Dibayar Tuntas merupakan novel ketiga Eka Kurniawan setelah 10 tahun tidak menelurkan novel. Sebuah novel/sastra untuk usia 21+ Di puncak rezim yang penuh kekerasan, kisah ini bermula dari satu peristiwa: dua orang polisi memerkosa seorang perempuan gila, dan dua bocah melihatnya melalui lubang di jendela. Dan seekor burung memutuskan untuk tidur panjang. Di tenga…
Buku Pramoedya Ananta Toer dan Sastra Realisme Sosialis ditulis Eka Kurniawan sebagai pintu masuk bagi mereka yang ingin menelaah karya-karya Pram dalam hubungannya dengan realisme sosialis.
Di satu sore, seorang perempuan bangkit dari kuburannya setelah dua puluh satu tahun kematian. Kebangkitannya menguak kutukan dan tragedi keluarga, yang terentang sejak akhir masa kolonial. Perpaduan antara epik keluarga yang dibalut roman, kisah hantu, kekejaman politik, mitologi, dan petualangan. Dari kekasih yang lenyap ditelan kabut hingga seorang ibu yang menginginkan bayi buruk rupa.