Cermin dua arah, membacanya seperti masuk ke dalam sebuah dunia yang menyihir kita agar tak ingin keluar. Ceritanya membuat kita mengernyitkan dahi, tersenyum, bahkan merasa takut secara bersamaan. Namun di balik semuanya ada pesan filosofis yang dalam sehingga cerita tidak berakhir di buku,, tetapi terus hidup di pikiran pembaca.