Text
Kembali bebas
Kembali BebasKembali BebasKembali BebasKembali BebasKembali Bebas
Kembali Bebas
Favorit
Bagikan
Opsi Pembelian
Satuan
Rp52.000
Rp65.000
Premium Package
Rp74.250
Rp99.000
Fiction Package
Rp36.750
Rp49.000
Konten ini dapat dibaca melalui aplikasi Gramedia Digital
Download aplikasi Gramedia Digital yang tersedia di seluruh perangkat iOS dan Android
google-play
app-store
Promo
Promo 20%
Berkah Ramadan Gramedia Pustaka Utama
Min. pembelian Rp0, Maks. pembelian Rp0
S&K
Promo 25%
Berkah Ramadan
Min. pembelian Rp0, Maks. pembelian Rp0
S&K
Deskripsi
Tata dan Ibra sudah menikah lebih dari 28 tahun. Ketika resepsi pernikahan anak bungsu mereka selesai, Tata tiba-tiba mengatakan ingin bercerai. Ibra tentu saja menolak. Mereka sudah berumur 50-an, sama-sama tidak punya orangtua, kenapa malah ingin bercerai? Memangnya Tata sudah gila? Tata mencoba meyakinkan Ibra, permintaan itu adalah yang terbaik bagi mereka berdua. Ia menyetujui permintaan Ibra untuk menunda selama setahun dan tidak membicarakan perceraian tersebut dengan anak-anak. Dengan syarat, mereka pisah rumah agar ia bisa fokus untuk pameran lukisannya. Ia juga ingin Ibra bisa beradaptasi hidup sendiri. Ibra frustrasi ditinggal Tata sendiri. Sambil tetap mendekati Tata secara halus, ia berusaha mencari alasan di balik permintaan istrinya. Bukan hanya soal hobinya bermain game yang tidak tahu waktu, Ibra sakit hati mengetahui betapa selama ini sikapnya telah membuat Tata merasa terpenjara. Bagaimana mungkin Ibra bisa menebus semua kesalahannya yang sudah membungkam jati diri Tata selama pernikahan mereka?
Apakah masih ada cara menyelamatkan hubungan mereka agar Tata tetap di samping Ibra selamanya?
Tidak tersedia versi lain