Text
Selepas Bapak berpulang : ternyata, rumah gak benar-benar kokoh tanpamu, Pak.
Kehilangan seorang ayah bukan sekadar kehilangan satu sosok dalam keluarga, tetapi juga runtuhnya sebuah penyangga yang selama ini secara diam-diam menanggung banyak beban. Setelah Bapak meninggal. . . : Ternyata Rumah Tidak Sehebat Itu Tanpamu, Pak hadir sebagai buku yang tulus dan penuh emosi, mengundang pembaca untuk merasakan luka yang sering kali tak terungkap.
Buku ini bukanlah kisah yang terlalu dramatis, melainkan kumpulan perasaan sederhana: kerinduan, penyesalan, kenangan kecil, dan kesadaran bahwa sosok ayah seringkali baru terasa setelah ia berpulang.
Tidak tersedia versi lain