Perpustakaan SMK Tunas Karya Pangkalpinang

  • Beranda
  • Login Pustakawan
  • VC
  • Informasi
  • Berita
  • Bantuan
  • Pustakawan
  • Area Anggota
  • Pilih Bahasa :
    Bahasa Arab Bahasa Bengal Bahasa Brazil Portugis Bahasa Inggris Bahasa Spanyol Bahasa Jerman Bahasa Indonesia Bahasa Jepang Bahasa Melayu Bahasa Persia Bahasa Rusia Bahasa Thailand Bahasa Turki Bahasa Urdu

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
Image of Angsa-angsa liar, tiga putri China = Wild swan, three daughters of China
Penanda Bagikan

Text

Angsa-angsa liar, tiga putri China = Wild swan, three daughters of China

Jung Chang - Nama Orang; Honggo Wibisana - Nama Orang;

Kisah nyata ketegaran tiga wanita china melalui pergolakan sosial sejak jatuhnya Pu Yi, masa penjajahan Jepang, perang saudara, kejayaan komunis, sampai masa kini.

Nenekku selir seorang panglima perang yang amat berkuasa. Dia tinggal di rumah megah, dilayani sejumlah pelayan, dihadiahi aneka perhiasan mewah, tapi hidup merana karena selalu diawasi dan dilarang keluar rumah. Namun, dengan berani dia menentang suaminya dan mendobrak adat yang telah tertanam kuat selama lebih dari dua ribu tahun.

Ibuku, putri tunggal nenekku, menghabiskan masa remaja di tengah pergolakan perang saudara dan perebutan kekuasaan antara Kuomintang dan Komunis. Dia memilih menjadi anggota Partai Komunis China karena yakin akan cita-cita luhur mereka dan karena jatuh cinta pada seorang komandan gerilya Komunis yang sangat ditakuti.

Aku, putri kedua ibuku, lahir di masa kejayaan Komunis, ketika ayahku telah menjadi gubernur dan ibuku menjadi pejabat penting. Di masa kanak-kanak, aku hidup terlindung di lingkungan perumahan pejabat tinggi Partai dengan segala kemudahan dan hak-hak istimewa. Tapi... umurku belum empat tahun ketika angin perubahan politik mulai bertiup. Tahun demi tahun berlalu. Angin perubahan tidak mereda, malah semakin kencang dan akhirnya memuncak menjadi badai yang memporakporandakan semua sendi kehidupan rakyat China.

Ayahku yang terkenal amat jujur ditahan, disiksa, menjadi gila, dan di buang ke kamp kerja paksa. Ibuku di buang ke kamp lain. Aku dan kakakku harus menjalani re-edukasi dan menjadi petani di sebuah pedesaan terpencil di kaki Pegunungna Himalaya. Ketiga adikku tercerai-berai dan menjadi anggota geng jalanan. Agar terhindar dari pengucilan dan siksaan, kami berlima diperintahkan mengingkari orangtua kami. Tapi kami menolak. Hanya satu yang membuat kami tegar dan mampu bertahan: rasa hormat dan sayang kami kepada orangtua kami.


Ketersediaan
#
My Library (800 Fiksi) 895.13 CHA a
FS22003110
Tersedia
Informasi Detail
Judul Seri
-
No. Panggil
895.13 CHA a
Penerbit
Jakarta : Gramedia Pustaka Utama., 2006
Deskripsi Fisik
xxiv, 596 hlm.: ilustrasi gambar; 15 x 23 cm
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
9792213945
Klasifikasi
895.13
Tipe Isi
-
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
cet ke-4
Subjek
Fiksi sejarah
Info Detail Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab
Jung Chang; alih bahasa Honggo Wibisana
Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain

Lampiran Berkas
Tidak Ada Data
Komentar

Anda harus masuk sebelum memberikan komentar

Perpustakaan SMK Tunas Karya Pangkalpinang
  • Informasi
  • Layanan
  • Pustakawan
  • Area Anggota

Tentang Kami

Menjadi  yang unggul dalam pengembangan ilmu perpustakaan, informasi, dan kearsipan dalam bingkai nilai dan kekayaan budaya.

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS Kontribusi untuk SLiMS?

© 2026 — Senayan Developer Community

Ditenagai oleh SLiMS
Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik
Kemana ingin Anda bagikan?