Liv ingin punya anak, tapi tidak ingin menikah. Karena itu, ia memutuskan untuk menjalani inseminasi buatan. Kini ia hanya perlu mencari pendonor sperma. Ada satu orang yang menjadi kandidat sempurna, ia tidak lain adalah Ben, sahabat kakaknya. Sayangnya, lelaki itu adalah seorang player yang paling Liv hindari. Sama-sama memiliki nasib buruk dalam percintaan, dua orang tersebut terjebak dal…